Prediksi Juara The International 10 Dota 2 Berdasarkan Group Stage

OG Esports Dota 2 (Image Credit : Twitter.com/ogesports)
OG Esports Dota 2 (Image Credit : Twitter.com/ogesports)

BALUARTI.COM - The International, sebuah turnamen terbesar dari game MOBA Dota 2 ini baru saja telah menyelesaikan babak group stage TI10 nya, yang dimana terlihat performa dan berbagai kegagalan dari berbagai tim seperti Thunder Predator dan SG Esports yang harus gugur di babak group stage dan tidak bisa melanjutkan pertandingannya menuju Main Event dari TI10. Namun, diantara tim yang berhasil lolos ke Main Event, terdapat tim yang isi pemainnya atau rosternya memiliki 2 pemain yang berasal Indonesia, yaitu Xepher dan Whitemon dari tim T1. DIbawah ini, daftar Group Stage berdasarkan kualifikasinya:


Group Stagee TI10 Dota 2 (Image Credit : theesportslore.com)

Group A

Upper Bracket:

- Invictus Gaming

- Virtus.pro

- OG

- T1

Lower Bracket:

- Team Undying

- Evil Geniuses

- Team Aster

- Alliance

Group B

Upper Bracket:

- PSG.LGD

- Team Secret

- Vici Gaming

- Team Spirit

Lower Bracket:

- beastcoast

- Quincy Crew

- Fnatic

- Elephant

Diantara ke 16 tim tersebut, tentunya hanya ada satu yang akan menjadi juara The International 10 tahun ini. Ini dia prediksi tim di TI10 yang akan memenangkan juara pertama hingga juara keempat.

1. PSG.LGD

Menurut tim Baluarti, tim yang kemungkinan besar akan memenangkan TI10 adalah PSG.LGD. Kali ini, roster dari tim PSG.LGD sendiri sudah berbeda dengan TI yang sebelumnya, yang dimana Somnus, Chalice, Fy, dan xNova sudah tidak lagi menjadi pemain PSG.LGD.

Kini, roster PSG.LGD diantaranya Ame, NothingToSay, Faith_bian, XinQ, dan y`. PSG.LGD juga telah menjadi tim yang berhasil memenangkan 7 pertandingan dari 8 pertandingan yang dimana 1 pertandingan mereka harus berakhir seri saat melawan Team Secret.

2. T1

Pada Animajor sebelum TI10 dimulai, terdapat satu tim yang berhasil mencuri perhatian setiap gamer Indonesia yakni tim T1, sebuah tim asal Korea Selatan yang dua rosternya berasal dari Indonesia, yaitu Xepher dan Whitemon. Secara menakjubkan. Mereka berhasil membawa dan mengamankan slot untuk bertarung di TI10 untuk ti,m T1. Dengan Keampuhan strategi yang dimiliki duo support tersebut, bukan tidak mungkin lagi T1 bisa mengalahkan beberapa tim papan atas dan berhasil menjuarai TI10 ini.

T1 sendiri saat ini berhasil mendapatkan kursi di upper bracket untuk babak main event TI10, yang secara otomatis mereka akan bersaing dengan tim-tim papan atas. Sebelumnya, mereka berhasil mendapatkan 5 kemenangan dan 3 kekalahan. Namun, untuk bertanding melawan tim papan atas nanti tentu saja akan menjadi perjalanan yang berat, pada pertandingan pertama,  T1 akan bertemu dengan PSG.LGD, tetapi tidak menutup kemungkinan juga mereka akan berhasil mendapatkan juara pertama karena ebelumnya mereka berhasil memenangkan ESL One Summer 2021 pada bulan Juni 2021.

3. IG

IG juga menjadi salah satu tim yang menjadi pusat perhatian para penonton, IG berhasil memenangkan 6 pertandingan dari 8 pertandingan dan 2 pertandingan berakhir seri di group A. Mereka berhasil menyamakan skor dengan OG, sang back-to-back champion di TI 8 dan TI9. Pada match pertama nantinya di main event, IG akan melawan Team Spirit. Jika IG berhasil memenangkan pertandingan pertamanya, maka pertandingan selanjutnya mereka akan bertemu dengan OG atau Team Secret yang dimana kedua tim ini sudah dikenal dengan betapa kuatnya mereka.

Team Secret menjadi salah satu tim yang selalu mengikuti TI tanpa absen, sedangkan OG merupakan pemenang TI sebelumnya dua tahun secara berturut-turut.

4. OG

Siapa yang tidak kenal dengan tim papan atas satu ini. OG menajadi tim yang berhasil memenangkan TI 8 dengan cerita yang paling mengharukan dan kemudian langsung memenangkan TI9 yang menjadi tim yang paling dikenal sekaligus paling dicemooh oleh banyak kalangan. Kali ini, roster OG dinilai harus lebih meningkatkan performanya, terutama insiden yang menimpa Ceb yang harus menjalani operasi mata yang membuat kemungkinan OG untuk memenangkan TI10 untuk ketiga kalinya terasa begitu sulit.

TAG

DotaThe International 10Dota 2OG Esports