Jokowi Tak Balas Surat AHY Demokrat Minta Jokowi Urus Internal Istana

Kiri: Ketum Partai Demokrat, AHY / Kanan: Presiden (Image Credit : Instagram.com/agusyudhoyono, instagram/Jokowi)
Kiri: Ketum Partai Demokrat, AHY / Kanan: Presiden (Image Credit : Instagram.com/agusyudhoyono, instagram/Jokowi)

Partai Demokrat sangat menyayangkan dan sangat kecewa kepada sikap istana setelah memastikan tidak akan membalas surat permintaan klarifikasi dilayangkan ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Hal ini dibenarkan Menteri Sekretaris Negara Patrikno dan telah menerima surat yang dilayangkan AHY beberapa waktu lalu. Surat itu diantar langsung oleh Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya.

"Kami sudah menerima surat dari Pak AHY yang ditujukan kepada Bapak Presiden. Diantar langsung oleh Pak Sekjen Partai Demokrat," kata Pratikno dalam keterangan di Youtube Sekretariat Presiden

Berlanjut, Wakil Sekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon, mengatakan perihal anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai urusan internal terlebih Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko diduga terlibat dalam upaya kudeta AHY.

"Izin Prof Pratik. Sepakat, soal yang kaitannya dengan AD/ART partai itu urusan kami. Tapi ini juga kan berkaitan dengan 'AD/ART Negara/Istana',"kata Jansen melalui akun Twitter, Kamis (4/Februari/2021).

Lebih lanjut, dia mempertanyakan apakah tindakan yang dilakukan Moeldoko diketahui oleh Presiden Jokowi atau tidak. "Sebagai pembantu Presiden yang dilakukan Pak Mul [Moeldoko] Presiden tahu tidak? Boleh tidak? dan lain-lain yang telah kami sampaikan dalam surat. Jangan nanti pejabat lain ngikuti," ujarnya.


TAG

Partai DemokratAgus Hartimurti YudhoyonoJoko WidodoMoeldoko