Klarifikasi Kemenkumham Soal Masuknya 157 WNA China ke Indonesia

Presiden Joko Widodo tiba di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu (28/2) dalam kunjungan kerjanya. (Image Credit : setneg.go.id)
Presiden Joko Widodo tiba di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu (28/2) dalam kunjungan kerjanya. (Image Credit : setneg.go.id)

BALUARTI.COM - Indonesia dikejutkan dengan hadirnya 157 WNA atau Warga Negara China yang datang melalui Bandara Udara Soekarno Hatta, Cengkareng. Diketahui kalau 157 WNA China itu datang ke Indonesia pada Sabtu (08/05/21) kemarin.

Sontak kejadian itu menimbulkan pertanyaan besar di benak masyarakat. Soalnya, selama ini pemerintah diketahui sebenarnya sudah memberlakukan larangan WNA ke Indonesia untuk tujuan wisata.

Pemerintah Indonesia juga telah menghentikan pemberian kunjungan serta visa on arrival secara sementara untuk menekan angka penularan virus corona. Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Jhoni Ginting mencoba memberikan klarifikasi atas kejadian itu.

“Seluruh WNA telah memenuhi aturan keimigrasan dengan jenis visa dan kegiatan yang sesuai dengan Peraturan Menkumham Nomor 26 tahun 2020 yaitu untuk kegiatan bekerja, bukan untuk kunjungan wisata,” kata Jhoni Ginting seperti yang dikutip dari Antara.

Lebih lanjutnya, Jhoni juga menyatakan kalau 157 WNA China itu sudah diperiksa oleh pihak imigrasi. Sehingga semuanya dinyatakan aman oleh pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementrian Kesehatan atau Kemenkes.

“Kedatangan para WNA ke Indonesia hanya diizinkan untuk tujuan seperti bekeja di proyek strategis nasional, objek vital, penyatuan keluarga, bantuan medis dan kemanusiaan, serta kru alat angkut,” lanjutnya.

157 WNA asal China itu diketahui tiba di Indonesia dengan menggunakan pesawat China Soutern Airlens CZ387 dari Guangzhou. Mereka tiba di Indonesia pada pukul 5 pagi.

TAG

ChinaKemenkumham