Klarifikasi Polisi Soal Kasus Jual Surat Swab Covid-19 di Bus

Illustrasi Corona Virus (Image Credit : pixabay/Tumisu)
Illustrasi Corona Virus (Image Credit : pixabay/Tumisu)

BALUARTI.COM - Baru-baru ini sedang viral terjadi kasus jual surat swab Covid-19 di dalam bus dengan harga hanya Rp90 ribu, polisi pun mencoba memberikan klarifikasinya.

Kejadian tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial. Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, mengklarifikasi kalau peristiwa sebenarnya tidak sesuai dengan narasi dalam video viral tersebut.

“Itu video sepotong,” kata Edwin mengutip Liputan6.

Jadi ternyata, kejadian itu terjadi di KM 33 Rest Area Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan pada Jumat 23 Juli 2021. Menariknya, ternyata prosedur surat hasil rapid antigen Covid-19 telah berjalan sesuai aturan.

“Bahwa benar, klinik Assalam Medical Centre 3 melaksanakan pemeriksaan rapid antigen terhadap penumpang bus yang akan menyeberang ke Merak melalui pelabuhan Bakauheni,” lanjutnya.

“Setiap penumpang yang telah dilakukan rapid test langsung naik ke atas bus menunggu hasilnya, dan setelah hasilnya keluar dan dibuatkan surat keterangan,” pungkas Edwin.

Jadi kenyataannya memang sedang terjadi pemeriksaan Covid-19 dan suratnya asli. Oleh karena itu, polisi sedang memeriksa si pengambil video tersebut.

TAG

Covid-19Satgas Covid