Penjelasan Joko Widodo Soal Sekolah Tatap Muka Terbatas

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dalam menyampaikan pidatonya (Image Credit : Biro Pers/Lukas)
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dalam menyampaikan pidatonya (Image Credit : Biro Pers/Lukas)

BALUARTI.COM - Presiden Joko Widodo memberikan penjelasan terkait Sekolah Tatap Muka Terbatas yang masih belum dimengerti masyarakat.

Joko Widodo menyayangkan masih banyak masyarakat masih bingung dengan istilah Sekolah Tatap Muka Terbatas. Oleh karena itu, Joko Widodo mencoba menjelaskan lagi secara rinci mengenai Sekolah Tatap Muka Terbatas.

“Yang selama ini kurang tepat, yang benar namanya Sekolah Tatap Muka Terbatas. Artinya apa? Satu kelas hanya diisi 25 persen, maksimal pembelajaran 2 jam dan 1 minggu hanya 2 kali,” kata Joko Widodo mengutip Liputan6.

Bagi Joko Widodo, proyek Sekolah Tatap Muka Terbatas sudah harus mulai dicoba. Soalnya di negara lain sudah mulai dicoba dan hasilnya cukup baik.

“Harus mulai dicoba. Negara lain sudah melakukan Sekolah Tatap Muka. Tapi harus ketat protokol kesehatan,” lanjutnya.

Jadi asalkan protokol kesehatan diperkatat, seharusnya Sekolah Tatap Muka Terbatas tetap bissa dilaksanakan. Sekolah Tatap Muka Terbatas sangatlah penting bagi Joko Widodo.

Soalnya, itu akan meringankan beban orangtua murid dan guru. Murid pun jadi bisa belajar lebih optimal karena sudah bertatap muka.

TAG

Covid-19Iriana Jokowi