Soal Isu Kudeta Demokrat, Moeldoko: Saya Menikmati Aja

Kepala Staff Kepresidenan Moeldoko (Image Credit : instagram.com/dr_moeldoko)
Kepala Staff Kepresidenan Moeldoko (Image Credit : instagram.com/dr_moeldoko)

Jenderal TNI Moeldoko salah satu tokoh militer Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia sejak 17 Januari 2018, mengaku tidak pernah berkata dengan Presiden RI Jokowi Dodo (Jokowi) terkait isu yang saat ini tengan ramai diperbincangkan dengan adanya kabar isu kudeta Partai Demokrat.


"Bicara apa? emang kurang kerjaan apa presiden saya bicara ini? Urusan kepada pekerjaan urusi covid aja sudah gak karu-karuan kita pusing. ngapain mikirin yang nggak-enggak penting?" kata Moeldoko di Jakarta, Rabu (3 Februari 2021). dikutip merdeka.com


Mantan Panglima TNI itu, mengaku tidak pernah mempermasalahkan terkait tudingan rencana untuk melengserkan ketua umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Karena itu dia tidak merasa menjadi korban soal isu kudeta.


"Saya menikmati aja. kalau saya menikmati saja enggak apa-apa. Silakan saja mau diributkan lagi makin bagus lagi," ujar Moeldoko. dilansir merdeka.com

Moeldoko dan AHY - Soal Isu kudeta Demokrat/KOMPAS Kristianto Purnomo / Biro Pers Istana Kepresidenan Rusman


Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) menyebut ada gerakan yang ingin mengambil alih posisi ketua umum partainya secara paksa. Agus Harimurti menyebut menuding ada pejabat pemerintahan di lingkaran dekat Presiden Joko Widodo yang terlibat dalam gerakan "kudeta" tersebut.


Adanya kudeta di Partai Demokrat itu akan dijadikan sebagai kendaraan politik bagi Pemilu 2024. Kendati demikian, AHY menegaskan, kadernya akan tetap solid. Ia mengaku telah menerima surat pernyataan kesetiaan dan kebulatan tekad dari seluruh pimpinan di tingkat daerah dan juga di cabang.


"Dalam komunikasi mereka, pengambil alihan posisi Ketua Umum Partai Demokrat akan dijadikan kendaraan bagi yang bersangkutan sebagai calon Presiden dalam Pemilu 2024 mendatang," ungkap AHY. dikutip dari merdeka.com

TAG

PolitikPartai DemokratAgus Hartimurti YudhoyonoJoko WidodoMoeldoko