Soal KLB Moeldoko, AHY: Kami Akan Lawan

Ketua Umum Partai Demokrat saat menghadiri Webinar yang diinisiasi oleh teman-teman dari IRI (Image Credit : Instagram.com/agusyudhoyono/)
Ketua Umum Partai Demokrat saat menghadiri Webinar yang diinisiasi oleh teman-teman dari IRI (Image Credit : Instagram.com/agusyudhoyono/)

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar Jhoni Allen Marbun Cs sebagai sebuah dagelan. AHY pun mengaku tidak terima dengan KLB itu dan menyatakan akan melakukan perlawanan. 

"Ini melecehkan administrasi, aturan, prinsip, yang diyakini Partai Demokrat. Demi ambisi pribadi, demi kepuasan politik semata, demi agenda yang kita tidak tahu sampai sejauh mana, itu ia lakukan. Saya ingin sampaikan, semoga semua fakta tadi tidak dibelokkan, bahwa KLB ini ya bisa dikatakan dagelan," kata AHY, saat konferensi pers yang disiarkan secara virtual, Jumat (5/3).

AHY meyakinkan, pihaknya tidak akan tinggal diam menghadapi hal ini. Sebab pelaksanaan KLB yang berlangsung di Hotel The Hill Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara, merupakan inkonsitusional dan mengganggu kedaulatan partai berlambang mercy itu.

"Saya sih tidak bisa terima dengan akal sehat, ttapi sudah terjadi. Kami yakinkan bahwa itu semua akan kami hadapi dan kami lawan, karena kami punya hak dan kewajiban menjaga kedaulatan Partai Demokrat," ujar AHY.

Dalam KLB tersebut, Kepala Staf Kepresiden (KSP) Moeldoko ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Hal tersebut dilakukan setelah para peserta sidang menyampaikan pilihannya.

"Penetapan Ketum Terpilih KLB Partai Demokrat menimbang dan sterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan, memutuskan, penetapan pertama, dari calon kedua tersebut, atas voting berdiri, maka Pak Moeldoko dinyatakan menjadi Ketum Partai Demokrat 2021-2024. Setuju?" kata Jhoni yang bertindak sebagai pimpinan sidang KLB.

TAG

Partai DemokratAgus Hartimurti YudhoyonoMoeldoko