Menang 3-2 atas Porto, Juventus Gagal Lolos ke Perempatfinal Liga Champions

Juventus saat melawan Porto pada laga Liga Champions (Image Credit : JuventusFC)
Juventus saat melawan Porto pada laga Liga Champions (Image Credit : JuventusFC)

BALUARTI.COM - Juventus menang dengan skor 3-2 saat menjamu Porto FC di leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2020-2021.

Meski begitu, Bianconeri gagal lolos ke babak perempatfinal lantaran agregat pertandingan ini 4-4 dan Porto unggul agresivitas gol tandang.

Tersingkirnya Juventus dari ajang Liga Champions dini hari (10/3/2021)tadi membuat banyak orang meradang. Satu di antaranya adalah mantan pelatih Bianconeri di musim 2004 hingga 2006 yakni Fabio Capello.

Pelatih legendaris Italia ini mengaku geram dengan penampilan Juventus yang medioker dalam laga melawan Porto tersebut.

Capello menilai padahal Porto kehilangan satu pemainnya pada menit ke-54 pertandingan usai Mehdi Taremi menerima kartu kuning keduanya.

Bianconeri yang tak bisa memanfaatkan keuntungan jumlah pemain ketika Porto bermain dengan 10 orang.

Kegagalan itu sungguh terasa pahit bagi Juventus yang menargetkan trofi Liga Champioms musim ini. Kini, Bianconeri hanya tinggal menyisakan Serie A dan Coppa Italia saja sebagai kesempatan meraih trofi.

Ia menilai justru para pemain muda seperti Matthijs de Ligt, Federico Chiesa dan Juan Cuadrado yang memiliki keinginan besar untuk memenangkan laga tersebut.

“Anda hanya melihat pemain termuda yang benar-benar turun tangan dan menunjukkan wajah mereka pada saat-saat sulit.Di tim ini, ada beberapa veteran yang muncul saat mereka menang untuk mengambil kredit, lalu tidak terlihat saat mereka kalah."

Setelah pertandingan Juventus mengirim tiga orang untuk berbicara kepada media. Pemain-pemain itu adalah Matthijs de Ligt, Federico Chiesa, dan Juan Cuadrado, yang notabene bukan figur senior di klub.

Hal itu seakan menunjukkan para pemain senior Juventus memang hanya ingin muncul ketika klub memetik kemenangan.

Namun, ketika dibutuhkan untuk berbicara kepada media dalam situasi sulit, mereka menghilang.

“Itu adalah kesalahan yang tidak bisa dimaafkan,” bantah Capello saat dimintai keterangannya sebagai seorang pundit di Sky Sport Italia.Editor: Lita Andari Susanti

TAG

Liga ChampionsPortoJuventusFabio Capello