Diskominfo Bekerja Sama Dengan AWS Untuk Wujudkan Bali Smart Island

Illustrasi CLoud Service (Image Credit : pixabay/bsdrouin)
Illustrasi CLoud Service (Image Credit : pixabay/bsdrouin)

BALUARTI.COM - Setiap harinya, teknologi saat ini semakin berkembang, maju, dan mulai penetrasi ke berbagai lanskap bisnis. Beragam inovasi dan disrupsi pun juga sudah mulai mendorong pertumbuhan.

Beberapa tahun terakhir ini, teknologi Cloud memang mulai banyak diadopsi oleh berbagai lanskap bisnis, mulai dari UMKM hingga perusahaan-perusahaan besar.

Saat ini, sejumlah petinggi kota di berbagai daerah di Indonesia juga sudah mulai melirik keuntungan menggunakan layanan Cloud dalam mewujudkan kota pintar atau smart city. Salah satu yang ingin mewujudkan “Smart Island”tersebut adalah Bali.

Diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Bali, Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfo) Bali, teknologi Cloud dibutuhkan untuk dapat meningkatkan Skalabilitas Data Center konvensional untuk mencapai Bali Smart Island.

Di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini , Diskominfo Bali membutuhkan solusi yang mampu mengoptimalkan layanan publik oleh pegawai yang bekerja dari rumah (WFH) tanpa mengorbankan efisiensi kinerja.

Menjawab tantangan tersebut, pihak Diskominfo mempercayai hal tersebut kepada layanan Cloud yang ditawarkan oleh Amazon Web Services (AWS).

"Berkat AWS, kita mampu bermigrasi dari sistem on-premises dengan kebutuhan listrik besar ke cloud," kata Ngurah Udiyana, Kepala Seksi Aplikasi Informatika Diskominfo Bali.

Selain itu, pihaknya juga telah meluncurkan sistem presensi dengan menggunakan teknologi machine learning (ML) untuk 19,820 pegawai agar bisa melaporkan kehadiran secara virtual.

Berbekal teknologi AWS ini, Diskominfo akan memangkas hingga hampir 69 persen biaya sistem presensi per bulannya dengan adanya migrasi ke Cloud ini, sehingga hal tersebut membuat dana yang ada bisa digunakan untuk mendukung inovasi maupun pelaksanaan program Bali Smart Island lainnya.

"Bukan semata karena teknologi-nya saja, tetapi kami juga memperoleh dukungan langsung dan pelatihan untuk layanan-layanan yang digunakan, dari dasar-dasar mengenai Cloud hingga impelementasi skalabilitas secara otomatis," kata Ngurah Udiyana.

BALUARTI.COM - Diskominfo saat ini ingin menjalankan inisiatif Bali Smart Island dengan misi untuk engkonsolidasikan sumber-sumber daya layanan publik kedalam sebuah sistem manajemen data teragregasi, yang kemudian  bisa diakses baik oleh masyarakat maupun pemerintah dari satu aplikasi.

Sebelum bermigrasi ke AWS, Diskominfo sebelumnya menyimpan data di data center setempat, namun sempat terjadi masalah dengan kondisi pasokan listrik yang tidak bisa diandalkan pada saat itu.

Selain mahal dan sulit dikelola dan juga dikembangkan skalanya, inovasi sebelumnya tersebut juga terbatas karena waktu banyak dihabiskan untuk menjaga bagaimana data center bisa tetap beroperasi kala itu.

Lebih lanjut, AWS mendukung Diskominfo dalam membangun infrastruktur untuk penyelenggaraan solusi kantor virtual.

Tak hanya itu saja, skalabilitas sistem juga telah ditingkatkan, sehingga mampu digunakan bersamaan oleh seluruh pegawai negeri di lingkungan pemerintahan Provinsi Bali, juga bagi tenaga pendidik di 147 sekolah negeri.

Mengingat, tingkat kehadiran dan kinerja menjadi tolok ukur dalam menentukan sistem penggajian para pegawai di lingkungan pemerintahan setempat, maka dengan dikembangkannya sistem ini bisa membuat guru-guru bisa terus bekerja kapanpun dan dimanapun.

TAG

Cloud9AmazonAmazon Web Services (AWS)Diskominfo