Elon Musk Optimis SpaceX Bisa Kirim Manusia Ke Bulan Sebelum Tahun 2024

Elon Musk (Image Credit : pixabay/ijro)
Elon Musk (Image Credit : pixabay/ijro)

BALUARTI.COM - CEO SpaceX, Elon Musk yakin bahwa perusahaannya akan segera mengirim astronaut ke Bulan lagi sebelum tahun 2024. Diketahui, SpaceX telah mendapatkan kontrak Artemis untuk Human Landing System (HLS) atau Sistem Pendaratan Manusia di Bulan.

Dari awal, program ini sudah melalui banyak perdebatan, bahkan Blue Origin yang merupakan perusahaan antariksa milik Jeff Bezos juga sampai melakukan tuntutan.


Perusahaan SpaceX (Image Credit : dw.com)

Sebagai bagian dari program NextSTEP-2 Appendix H, NASA sebelumnya telah memilih SpaceX, Blue Origin, dan Dynetics untuk dapat mengembangkan HLS yang akan membawa astronot Artemis III kembali ke permukaan Bulan. Awalnya, NASA hanya ingin memberikan kontrak kepada dua perusahaan yakni Blue Origin dan Dynetics, namun akhirnya memilih SpaceX karena keterbatasan anggaran dan jadwal.


CEO SPaceX, Elon Musk (Image Credit : gestion.pe)

Sebagai tanggapan keputusan NASA tersebut, Blue Origin and Dynetics mengajukan protes ke Kantor Akuntabilitas Pemerintah (GAO). Pada tanggal 30 Juli 2021, GAO telah membantah protes tersebut dan di hari yang sama NASA melakukan pembayaran kontrak pertama HLS kepada SpaceX, dilansir dari laporan reporter CNBC, Michael Sheetz,.

Berdasarkan dokumen yang diunggah ke USASpending.gov, Sheetz melaporkan bahwa NASA telah memberikan US$ 300 juta dari jumlah yang diwajibkan yakni sebesar US$ 439,6 juta.

Seorang pengguna Twitter Bernama Everything Artemis (@artemis360_moon), melacak berita terkait Program Artemis tersebut, mengonfirmasikan hal ini kepada Elon Musk.

"NASA telah memulai pembayaran pendarat bulan terhadap @SpaceX. Semoga (dan saya percaya) tim SpaceX akan bekerja dengan cepat. @elonmusk apakah Anda berharap Lunar Starship siap mendaratkan manusia pada tahun 2024 (meskipun ada penundaan lain)?"tulis cuitan akun @artemis360_moon

Kemudian Elon Musk mengatakan, "Mungkin lebih cepat,"

Konsep SpaceX HLS merupakan versi modifikasi dari Starship yang saat ini sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat (bersama dengan booster Super Heavy) di fasilitas peluncuran SpaceX, dekat Boca Chica.

Disebut-sebut, HLS Starship akan memiliki kapasitas muatan yang lebih tinggi, karena tidak memerlukan penutup, pelindung panas, dan paket pendorong gas besar.

Selain itu, terdapat laporan masalah terkait pakaian luar angkasa Exploration Extravehicular Mobility Units (xEMU), hal itu menyebabkan kekhawatiran bahwa mereka tidak akan siap (meluncur) pada waktunya. Namun, Elon Musk mengatakan bahwa SpaceX akan siap membantu mengatasi masalah itu juga, seperti dikutip dari Science Alert.

TAG

Elon MuskSpaceXNASA