Hacker Brazil Dikabarkan Sudah Retas Situs Badan Siber Dan Sandi Negara

Illustrasi Hacking (Image Credit : pixabay/B_A)
Illustrasi Hacking (Image Credit : pixabay/B_A)

BALUARTI.COM - Peretasan dengan menggunakan metode deface pada situs resmi milik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) diduga sudah terjadi sejak tanggal 20 Oktober 2021, atau sudah hampir sepekan hingga akhirnya terungkap ke publik pada Senin, 25 Oktober 2021.

Hal ini berdasarkan cuitan dari akun Twitter dengan username @son1x777, disana dikatakan Peretas yang menggunakan nama alias 'theMx0nday' sebagai identitasnya ini menyebut bahwa situs BSSN telah terkena serangan deface sejak tanggal 20 Oktober 2021.

Selain itu, ia juga menulis peretasan itu dilakukan untuk membalas pelaku yang diduga berasal dari Indonesia yang sebelumnya meretas website negara Brazil.

Peretasan yang menimpa BSSN tersebut disebut menggunakan metode Deface yang mengubah tampilan muka dari laman website www.pusmanas.bssn.go.id.

Tampilan situs milik lembaga negara ini diganti dengan gambar yang bertuliskan Hacked by theMx0nday. Lalu pada bagian bawah tulisan itu muncul logo BSSN beserta tulisan, "NSA da indonesia pwnetada fds KKKKKKKKKKKK”..

"Sonix sempat disini. Deface ini dilakukan untuk merespons peretasan dari Indonesia terhadap situs Brazil. Lihat, betapa mudah mengacaukan negara kacau Anda," tulis si peretas

Juru Bicara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Anton Setiawan mengakui bahwa situsnya sempat mengalami peretasan seperti yang dikabarkan tersebut.

Menurutnya, tidak ada data-data yang menyangkut kepentingan publik dari aksi peretasan tersebut.

"Ya benar, tidak ada (data publik). Hanya data malware untuk kepentingan riset," ucap Anton saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan bahwa saat ini tim BSSN tengah melakukan penanganan untuk memulihkan situs yang diretas tersebut. Ia merincikan situs tersebut berisikan data-data respository malware yang dikumpulkan oleh pihaknya.

Menurutnya, tidak ada upaya peneterasi lain yang dilakukan peretas selain melakukan deface terhadap tampilan website.

"Saat ini, penanganan situs tersebut telah dilakukan oleh tim CSIRT BSSN," jelas Anton.

Sebelumnya, situs dengan alamat www.pusmanas.bssn.go.id tersebut dilaporkan mengalami peretasan pada tanggal 25 Oktober 2021.

Hingga kini, situs tersebut belum dapat dijangkau. Dalam tampilan layar masih dituliskan bahwa alamat IP server www.pusmanas.bssn.go.id tidak dapat ditemukan.

TAG

HackerBadan Siber Dan Sandi Negara