OnlyFans Tak Jadi Larang Penggunanya Upload Konten Vulgar

Logo OnlyFans (Image Credit : OnlyFans)
Logo OnlyFans (Image Credit : OnlyFans)

BALUARTI.COM - Sebelumnya, OnlyFans berencana untuk melarang penggunanya untuk mengunggah konten pornografi atau vulgar di dalam aplikasi nya.

Namun saat ini, tampaknya OnlyFans mulai menangguhkan rencananya tersebut mulai bulan Oktober mendatang.

Pembatalan tersebut dilakukan karena mereka (OnlyFans) menerima banyak protes keras dari para penggunanya.

Sebelumnya, platform berlangganan online itu mengumumkan akan melarang konten pornografi pada situsnya karena permintaan dari pihak mitra bank dan pembayaran.

Namun kini, perusahaan tersebut malah mengatakan bahwa perubahan yang diusulkan sebelumnya tidak lagi diperlukan.

“Karena jaminan mitra perbankan, OnlyFans dapat mendukung semua genre pembuat konten," kata juru bicara OnlyFans

Sebelumnya dikabarkan, perusahaan yang berbasis di London itu telah mengumumkan rencananya untuk melarang konten pornografi mulai tanggal 1 Oktober 2021.

“Terima kasih kepada semua orang karena telah membuat suara Anda didengar. Kami telah mendapatkan jaminan yang diperlukan untuk tetap mendukung komunitas kreator kami yang beragam, dan telah menangguhkan perubahan kebijakan 1 Oktober yang direncanakan,"tulis OnlyFans dalam cuitan di Twitternya.

Keputusan OnlyFans untuk memblokir postingan yang berbau seksual eksplisit tersebut mendapat banyak perhatian dan protes dari para pekerja seks yang sebagian besar mengambil peran atas kesuksesan di platform tersebut, juga tak sedikit dari mereka yang mengandalkan platform OnlyFans sebagai sumber pendapatan utama.

Perusahaan yang didirikan pada tahun 2016 itu, OnlyFans telah menjadi pusat kekuatan media sosial karena pendekatannya yang lebih longgar terhadap aturan materi seksual yang secara terang-terangan.

DIlaporkan OnlyFans saat ini telah memiliki lebih dari 130 juta pengguna aktif, 2 juta pembuat konten, dan arus pendanaan senilai US$150 juta menurut data tahun lalu.

TAG

OnlyFans